Latihan Tes CPNS 2014

7 PENAMPAKAN MISTERIUS DI KERTOSONO VERSI SERBA SERBI WIKAN

|| || || Leave a comments

Di setiap tempat yang jarang dipakai aktivitas manusia atau dahulunya pernah terjadi kejadian misterius seperti kecelakaan, kematian dan lain-lain disinyalir akan dihuni oleh makhluk-makhluk halus. Makhluk halus itu bisa dalam bentuk sosok-sosok misterius mulai penampakan makhluk aneh, sampai suara-suara misterius yang bisa membuat bulu roma kita berdiri.
Bagi yang percaya, mungkin akan mengkait-kaitkannya dengan peristiwa yang mengerikan di masa silam. Kertosono pun memiliki beberapa cerita tentang hal itu. Berikut saya rangkum 7 penampakan mistik yang terjadi di Kertosono versi Serba Serbi Wikan.

1.      Siluman Buaya Putih di Sungai Brantas
Penampakan mistik di Kertosono yang pertama adalah penampakan siluman buaya putih di Sungai Brantas. Menurut keterangan beberapa saksi penambang pasir dan masyarakat sekitar sungai Brantas, penampakan siluman menyerupai buaya tetapi tubuhnya berwarna putih. Sosok itu terlihat berenang di tengah-tengah sungai. Konon ketika sosok tersebut menampakkan diri, berarti ada masyarakat yang akan menjadi korban, bisa jadi orang tewas tenggelam di sungai atau akan ada tumbal manusia yang dijadikan persembahan penghuni Sungai Brantas.
Memang belum ada satupun yang bisa mengungkap kebenaran fenomena atau setidaknya mengabadikan sosok siluman buaya putih. Dan hingga kini keberadaan siluman itu masih menjadi misteri.

2.      Kuntilanak dan Prajurit Belanda Tanpa Kepala di Jembatan Tosono

Penampakan mistik kedua di Kertosono adalah penampakan sosok mistk yang diyakini kuntilanak dan prajurit tanpa kepala Belanda di Jembatan Tua bernama Tosono. Dahulu di tahun 90an sampai dengan sebelum 2005 jembatan itu sangat ramai, karena dijadikan jalur lalu lintas kendaraan bis dari terminal Kertosono (lama) menuju Surabaya dan Madiun Solo Jogja. Tetapi karena rusak berat termakan usia dan ditutupnya terminal lama, maka jembatan Tosono ditutup untuk kendaraan roda 4 dan sementara hanya roda 2 dan becak yang diperbolehkan melintas.
  
Menurut penuturan masyarakat sekitar, sering terjadi kisah tukang becak di tengah malam mengantarkan seorang wanita cantik biasannya dari Kediri atau Jombang untuk menuju Kertosono, dan jalan yang tercepat adalah melalui Jembatan Tosono. Tetapi anehnya si wanita misterius itu minta diturunkan di jembatan Tosono. Inilah kisahnya.

“Mbak, apa ngga turun di kotanya, nggak nyampek 500 meter. Disini kan gelap sepi lagi. Sampeyan apa nggak takut?”, tutur tukang becak kepada penumpang wanitanya.

“Ndak usah Pak, rumah Saya lho dekat sini.” Kata wanita itu.

Tanpa ada perasaan penasaran tukang becak pun menghentikan becaknya dan mempersilakan penumpang wanita itu turun, karena dia pikir memang ada perkampungan dekat situ sekitar 5 menit kalau jalan kaki.

“Ya sudah Mbak, hati-hati jalannya gelap”, pesan tukang becak kepada wanita itu.

“Ya Pak, terima kasih”. Seraya memberikan beberapa lembar uang kepada tukang becak itu.

Anehnya beberapa saat setelah wanita itu pergi, konon sosok wanita itu tiba-tiba menghilang lenyap tak terlihat sama sekali. Tidak mungkin jika berlari bisa tidak terlihat secepat itu. Dan lebih anehnya lagi. Uang yang diterima tukang becak awalnya tampak lembaran dan kepingan uang, tetapi setelah dilihat lagi ternyata uang itu berubah menjadi lembaran daun kering dan beberapa batu kerikil. 

Kisah ini pernah ditayangkan pada sekuel Mister(i) Tukul Jalan-Jalan di salah satu stasiun swasta nasional beberapa waktu lalu. Para pakar spiritual waktu itu menyatakan bahwa di sekitar jembatan Tosono Kertosono terdapat sosok wanita cantik berambut panjang seperti kuntilanak yang suka mengganggu masyarakat, ini sama persis yang dikisahkan oleh tukang becak diatas.

Selain penampakan mirip kuntilanak, di Jembatan Tosono juga terdapat penampakan menyerupai prajurit Belanda yang sedang berbaris rapi lengkap dengan seragam dan senjata di pundaknya. Tetapi anehnya, mereka semua tidak memiliki kepala.

Konon dahulu kala prajurit itu merupakan tentara di jaman pendudukan Belanda yang berperang melawan rakyat pribumi. Mereka tewas dipenggal kepalanya kemudian jasadnya di tenggelamkan di aliran Sungai Brantas.  

3.      Karawitan Aneh di Ruang Karawitan SMP 1 Kertosono

Kisah penampakan ketiga adalah karawitan aneh di SMP Negeri 1 Kertosono. Benda-benda seperti alat musik terkadang juga bisa menjadi media makhluk halus untuk menunjukkan eksistensi mereka. Satu diantaranya adalah gamelan jawa. Gamelan jawa merupakan alat musik mistik karena dicurigai mampu mendatangkah roh halus atau disebut makhluk astral. Pada suatu ketika, alat musik di ruang karawitan SMPN 1 Kertosono tiba-tiba berbunyi sendiri mengalun-alun bak sekelompok pengrawit mengkidungkan sebuah langgam. Padahal disaat itu tidak ada satupun orang yang ada di dalam ruangan tersebut.

Peristiwa ini pernah dibenarkan oleh beberapa orang yang mengaku pernah mendengar suara-suara gamelan bebunyi di malam hari. Memang alat musik jenis gamelan ini ketika akan dimainkan sang pelatih / guru kerap melakukan beberapa ritual khusus seperti berdoa atau menaburkan kembang agar sang pengrawit dapat selamat tanpa ada gangguan.  

4.      Pocong Berkeliaran di RSUD Kertosono
Penampakan keempat adalah penampakan pocong di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kertosono. Kisahnya ketika ada beberapa ruang yang sengaja direnovasi untuk perbaikan dan peremajaan. Konon, dicurigai ketika merenovasi sebuah kamar jenazah, sang penanggungjawab tidak melakukan ruwatan terlebih dahulu, yaitu minta ijin kepada makhluk astral penghuni kamar jenazah untuk mengadakan renovasi.
Kejadian ini dibenarkan oleh beberapa saksi termasuk tukang becak yang standy menunggu penumpang dari Rumah Sakit hingga malam hari. Mereka mendapati sosok pocong yang berkeliaran di sekitar rumah sakit. Dan bahkan ada orang yang lari tunggang langgang karena ketakutan diganggu sosok pocong tersebut.

5.      Aktivitas Kuda di SMAN 1 Kertosono

Saya merupakan alumni dari SMAN 1 Kertosono (Smaker). Ndak tau saat itu sadar atau sedang berhalusinasi, benar atau tidak, saya pernah mendengar suara kuda mendesir seolah di sekitar saya adalah sebuah kandang kuda. Saya merasakan kandang itu berada di Mushola SMA N 1 Kertosono sampai ruang parkir guru. Menurut informasi yang ada, dahulu sebelum mushola dan sekitarnya itu didirikan, tempat tersebut pernah dijadikan sebagai kandang kuda. Seiring perkembangan jaman, tempat itu beralih fungsi hingga sekarang dijadikan mushola sebagai tempat beribadah siswa dan guru Smaker. Di Smaker juga pernah terjadi penampakan-penampakan aneh, menurut beberapa siswa yang memiliki kemampuan indera ke-6, disana pernah muncul suara seperti orang sedang berjalan, sosok seperti kuntilanak, genderuwo dan sebagainya. 

6.      Aktivitas Korban Perang di Daerah Tembarak 
Siapa yang tahu kata tembarak itu apa artinya? Bagi yang tau asal usul desa tembarak pasti tahu jawabannya. Tembarak itu berasal dari akar kata barak. Barak itu sering kali dikaitkan sebagai tempat pengungsian atau tempat perawatan medis ketika terjadi bencana atau perang. Dahulu kala, ketika jaman perang daerah Tembarak merupakan bagian Kertosono agak selatan. Tempat ini dulunya merupakan tempat khusus untuk merawat para korban perang dan juga menjadi markas tentara gerilyawan. Disana dirawat korban terluka mulai dari yang ringan karena tertusuk atau tertembak, luka berat seperti terkena mortir sehingga ada yang harus kehilangan anggota badannya, dan ada pula yang meninggal dunia.

Konon dari peristiwa sejarah itu, ketika seseorang mampu melakukan transformasi alam nyata ke alam gaib di daerah sana, seakan mereka sedang merasakan suasana hiruk pikuk masa lalu itu di waktu sekarang, tampak suasana kesedihan dan kesakitan menyelimuti para korban. Dan terbukti jika kita mengamati suasana di daerah Tembarak seolah tampak tenang dan damai sebagai bukti harapan para korban untuk bisa hidup tenteram tanpa ketakutan karena perang di waktu itu.

7.      Genderuwo di Daerah Banaran

Jika ingin merasakan sensasi penampakan genderuwo kita bisa mengunjungi daerah Banaran. Mengapa? Konon di sana terdapat punden berupa pohon besar di dekat Transito yang diyakini masyarakat memiliki sosok penampakan genderuwo. Genderuwo adalah sosok makhluk astral berbadan tinggi besar dengan tubuh dipenuhi bulu tebal berwarna hitam. Dia suka mendiami tempat-tempat sepi dan terkadang memiliki pohon besar yang usianya sudah puluhan tahun. Kemungkinan punden itu sudah dibersihkan dan didoakan agar tidak tampak angker lagi. Tempat tersebut konon sering kali digunakan orang yang mencari peruntungan termasuk minta petunjuk nomor togel.

Demikian 7 penampakan mistik di Kertosono tempat tinggal saya berada. Untuk kebenaran dari kisah di atas adalah Anda yang menentukan. Kisah di atas konon memang pernah diyakini masyarakat Kertosono, tetapi seiring perkembangan jaman banyak yang sudah tidak mempercayainya karena tidak ada bukti dan saksi otentik yang membenarkan. Atau mungkin kisah ini memang ada, tetapi mungkin setelah dilakukan ruwatan atau doa bersama maka kejadian misterius itu sekarang tidak terjadi lagi.

Percaya pada hal-hal yang mistik itu di dalam ajaran agama itu sangat sangat tidak dianjurkan untuk terlalu meyakini. Percaya tentang keberadaan makhluk astral atau makhluk gaib tak kasat mata itu sah-sah saja karena Tuhan pun juga merupakan Zat yang gaib. Tetapi kita tidak boleh terlalu masuk dan akirnya terjerumus godaan setan yang menyesatkan.

Oke sob, Simak terus informasi-informasi unik, seru, dan menarik lainnya hanya di www.petualanganwikan.blogspot.com . silakan Anda berkomentar atau bisa saling tukar informasi dengan menjadi daftar teman Anda. Semoga bermanfaat. Terima kasih.
/[ 0 comments Untuk Artikel 7 PENAMPAKAN MISTERIUS DI KERTOSONO VERSI SERBA SERBI WIKAN]\

Post a Comment